Sederhanakan Sosial Media

daun2Seperti yang disebut di postingan sebelumnya, saya sudah meminimalisir penggunaan sosial media.

Mungkin saya akan fokus di dua medsos saja yaitu twitter dan instagram.

Follow, yach, masih fresh from oven (aww, sempatkan promosidotcom).

Dahulu saya memiliki akun di setiap medsos baru. Sekarang baru berpikir, untuk apa? Bahkan facebook pun saya masih merasa belum membutuhkannya secara profesional. Saya hanya membukanya untuk membaca berbagai berita menarik di grup yang saya ikuti.

Apalagi jelang pemilu kemarin facebook adalah salah satu medsos yang saya lihat sendiri penuh dengan muatan yang kurang nyaman seperti SARA dan hoax. Sulit dibendung bila di pos oleh friends. Berbeda dengan twitter dan instagram yang menggunakan metode bila saya difollow tidak otomatis memfollow. Sehingga tidak ada kesilapan accept akun yang membuat pikiran berkunang-kunang.

Intinya saya cenderung lebih memanfaatkan dua medsos saja, yang nyaman dipakai.

Dasar pemilihan utama medsos selama ini :

1. Apakah merasa nyaman disana?

2. Seberapa sering login?

3. Apa selama ini manfaatnya?

Itu saja, sih. Bila ternyata tidak nyaman, jarang login, tidak merasakan manfaat, saya cenderung melakukan deactive akun agar tidak tergoda untuk kembali.

Bagaimana dengan berselancar di medsos? Itu adalah hal yang saya hindari, kecuali memang butuh informasi di tema-tema tertentu.

Menurut Fumio Sasaki (Goodbye, things), salah satu yang membuat kita menginginkan sesuatu lagi dan lagi adalah karena paparan dari berbagai media. Terutama gambar, ya. Entah berita, lifestyle orang lain, iklan, influencer, dsb. Membuat orang membandingkan kehidupannya, ingin memiliki apa yang orang lain miliki.

Mengenai berapa pengikut medsos, nggak ada target tertentu. Organik saja bermodal sabar, walau untuk ukuran platform yang sudah berdiri lama, jumlah pengikut ini terlihat fakir..hihihi..

Berapa medsos yang kamu punya dan bagaimana menggunakannya?

signature.png

Gambar : dokumentasi pribadi, mememaker.com

Advertisements

8 thoughts on “Sederhanakan Sosial Media

  1. imeldasutarno says:

    Halo Phebie, salam kenal ya. Aku saat ini hanya punya FB, Twitter, IG dan blog. FB buat tau kabar teman2ku, karena most of them still convensional pake FB dan ga beralih ke IG hehe. Kalau Twitter buat tau berita terupdate aja terutama soal kemacetan lalu lintas, bencana alam, dll. IG buat bersenang2 pamer foto *riya detected wkwkwkwkw…. 🙂

    Like

  2. Emaknya Benjamin br. Silaen says:

    Hai Phebie aku punya twitter dan pinterest tp jarang dilihat juga sih haha. 2 thn lalu aku tutup akun facebook krn banyak waktu terbuang, nyaman sih iya di FB tp krn gara2 mantengin fb mulu, banyak kerjaan berantakan 😀 . Setelah ditutup akun fb nya ga ada rasa kangen sama sekal.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.